PERPUSTAKAAN FAKULTAS TEKNIK Beranda depan

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subyek

Detail Cantuman
Image of ANALISIS DAYA TAMPUNG DAN KONDISI HIDROLIKA SALURAN DRAINASE DAN SUNGAI DI SUB-SUB DAS SEMPAJA, SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR

Text

ANALISIS DAYA TAMPUNG DAN KONDISI HIDROLIKA SALURAN DRAINASE DAN SUNGAI DI SUB-SUB DAS SEMPAJA, SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR

Image of ANALISIS DAYA TAMPUNG DAN KONDISI HIDROLIKA SALURAN DRAINASE DAN SUNGAI DI SUB-SUB DAS SEMPAJA, SAMARINDA, KALIMANTAN TIMUR

Text


Kawasan Sub-sub DAS Sempaja, Samarinda telah memiliki sistem saluran drainase untuk mengatasi permasalahan air yang terjadi dikawasan tersebut. Namun, seiring berjalannya waktu terjadi permasalahan air dikawasan tersebut salah satunya banjir atau terjadinya genangan air yang terjadi di daerah sekitar jalan raya di Jl. KH. Wahid Hasyim 1, Jl. KH. Wahid Hasyim 2, Jl. PM Noor dan di Jl. AW. Syahranie. Seringkali banjir atau genangan tersebut disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi di kawasan tersebut sehingga saluran drainase yang ada tidak mampu menampung debit air pada saat terjadi debit puncak (Qp) pada waktu tertentu yang menandakan bahwa (Qs) atau debit saluran lebih kecil dari (Qp) atau debit puncak sehingga air meluap dari saluran drainase tersebut ke jalan atau daerah lain disekitarnya. Perkembangan kota samarinda yang membuat perubahan pada daerah resapan air dikawasan Sub-Sub DAS Sempaja beralih ke daerah perkerasan atau kedap air menjadikan nilai debit puncak (Qp) dikawasan tersebut menjadi lebih tinggi dari sebelumnya.

Analisis daya tampung saluran drainase dan sungai (Qs) dikawasan Sub-Sub DAS Sempaja, Samarinda tersebut perlu dilakukan untuk mengestimasi berapa debit saluran (Qs) dan debit puncak (Qp) yang terjadi di wilayah tersebut dan juga perlu untuk mengidentifikasi kondisi saluran drainase yang ada di sekitar jalan raya di Jl. KH. Wahid Hasyim 1, Jl. KH. Wahid Hasyim 2, Jl. PM Noor dan di Jl. AW. Syahranie. Menggunakan peta yang berisikan kondisi spasial di lingkungan yang dianalisis seperti pada peta drone dari hasil penginderaan jauh, dalam merepresentasikan dimensi saluran drainase. Serta, menggunakan metode berbasis SIG yang digunakan untuk membantu mempresentasikan perubahan penggunaan lahan, area limpasan dari data curah hujan yang digunakan serta elevasi dilokasi penelitian yang digunakan untuk membantu dalam mengestimasi debit puncak (Qp).

Hasil penelitian ini menunjukkan kapasitas daya tampung debit saluran di ruas jalan Jl. KH. Wahid Hasyim 2 (Qs) sebesar 18,084 m3/detik dan (Qp) sebesar 32,442 m3/detik, Jl. AW. Syahranie (Qs) sebesar 3,832 m3/detik dan (Qp) sebesar 10,719 m3/detik, dan Jl. PM. Noor (Qs) sebesar 4,397 m3/detik dan (Qp) sebesar 19,674 m3/detik didaerah Sub-sub DAS Sempaja, Samarinda tahun 2020 tidak cukup untuk menampung debit puncak tertinggi di 5 tahun terakhir di lokasi penelitian. Hanya debit saluran di ruas Jl. KH. Wahid Hasyim 1 dengan (Qs) sebesar 13,516 m3/detik dan (Qp) sebesar 5,488 m3/detik yang cukup untuk menampung debit puncak di 5 tahun terakhir dengan curah hujan 233 mm.

Kata Kunci : Debit Puncak, Debit Saluran, Koefisien Limpasan, Curah Hujan


Ketersediaan

1609045019SKRIPSI MUH A 2021Perpustakaan Fakultas Teknik (TEKNIK LINGKUNGAN)Tersedia

Informasi Detil

Bagian Informasi
Pernyataan Tanggungjawab -
Pengarang MUHAMMAD ABDUL GOFAR - Personal Name
Edisi -
No. Panggil SKRIPSI MUH A 2021
Subyek 1. Debit Puncak, Debit Saluran
Klasifikasi NONE
Judul Seri -
GMD Text
Bahasa Indonesia
Penerbit Teknik Lingkungan
Tahun Terbit 2021
Tempat Terbit Fakultas Teknik
Deskripsi Fisik xii, 90 hal.; Illus.; 29 cm.
Info Detil Spesifik -

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Informasi
Advanced Search